Panduan Membeli Pintu Interior (Pintu Dalam Rumah). Pintu untuk rumah dalam penggunaannya dibedakan menjadi pintu eksterior dan Interior.  Pintu utama atau pintu belakang yang terpapar cuaca dan panas biasanya disebut pintu eksterior sementara pintu yang posisinya di dalam rumah biasanya disebut pintu interior atai internal door.

Pintu dalam rumah relatif mempunyai banyak ragam pilihan material dan finishing. Pintu internal tidak mensyaratkan bahan yang tahan lama dan tahan cuaca, sehingga bisa menggunakan pintu bahan HDF, Partikel board, plywood, MDF, paling penting jika menggunakan bahan kayu buatan seperti itu pastikan ruangan kering dan tidak terpapar kelembaban tinggi.

Pintu Interior: Sesuaikan Ukuran dengan Desain

Namun Ada beberapa hal lain jika ingin membeli dan memilih pintu interior atau pintu internal

  • Seberapa lebar?
    Pertama, ukur bagian atas, tengah dan bawah bukaan bingkai tempat pintu akan masuk. Gunakan pengukuran terluas untuk menemukan lebar pintu baru Anda.

 

  • Seberapa tinggi?
    Sekali lagi, ukur dalam tiga titik (kali ini ke kiri, tengah dan kanan) dalam pembukaan bingkai di mana pintu akan berada. Panjang terpanjang akan memberi tahu Anda ketinggian pintu baru Anda.

 

  • Adakah penyesuaian?
    Ketika Anda telah mengukur, bandingkan dengan ukuran yang tersedia dalam gaya yang Anda suka. Saat Anda memilih, Saat pintu kurang lebar kita bisa melakukan triming atau dikurangi, namun jika kurang lebar pintu tentu tidak bisa ditambah.
  • Menentukan Model Pintu
    Ada banyak sekali model pintu interior, mau model yang sudah umum seperti 2 panel, 3 panel, minimalis, atau model custom. Tentukan sesuai selera dan juga model desain rumah biar match.

 

  • Memilih Finishing Akhir
    Ragam finishing pintu interior tersedia beragam opsi diantaranya melamine, cat solid, ataupun finishing dengan HPL dan wraping sheet. Lokasi pintu interior yang berada didalam rumah relatif aman menggunakan beragam material finishing.